Ketahui Apakah Meriang Tanda Hamil atau Haid

Ketahui Apakah Meriang Tanda Hamil atau Haid

Kondisi tubuh terkadang merasa kurang sehat atau bugar seperti biasanya. Belum lagi faktor cuaca yang tidak menentu akan menimbulkan perubahan suhu badan. Keadaan seperti ini juga berlaku pada wanita dan sering dikaitkan bahwa meriang tanda hamil atau haid ketika periode tersebut dijalani.

Apakah Meriang Tanda Hamil atau Haid?  

Apakah Meriang Tanda Hamil atau Haid?

Timbulnya meriang tidak hanya berasal dari suatu kondisi saja. Para ahli berpendapat bahwa gejala ini muncul karena sistem kekebalan tubuh sedang bereaksi dari pengaruh bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh. Lantas apa saja penyebabnya? 

1. Meriang Tanda Haid

Wanita pada umumnya akan mengalami gejala Premenstrual Syndrome yang beragam. Terkadang merasakan nyeri pada payudara dan perut, terjadi perubahan emosi dan sakit kepala. Bahkan, tidak sedikit pula berkonsultasi bahwa mereka mengalami meriang sebelum datangnya menstruasi.

Siklus perubahan hormon memicu terjadinya evolusi suhu tubuh wanita ketika akan menghadapi menstruasi. Hal ini juga mempengaruhi temperatur saat ovulasi dan pendarahan berlangsung. Kemudian membuat perempuan tersebut akan menggigil dan timbul demam sebagai pertanda dari pola bifasik. 

2. Meriang Tanda Hamil

Ketika seorang wanita memasuki masa kehamilan, biasanya disertai dengan pertanda seperti perdarahan implantasi, peningkatan suhu tubuh basal selama lebih dari sepekan dan perubahan pada keputihan. Selain itu ada beberapa dari mereka mengalami rasa menggigil dan meriang.

Kondisi menggigil tersebut juga dapat berakibat menimbulkan rasa letih, sakit punggung serta gejala lainnya. Peningkatan suhu tubuh dari biasanya membuat calon ibu akan merasa bahwa temperatur di sekitarnya lebih rendah. Keadaan seperti ini dapat berlangsung lebih dari 2 pekan.

3. Meriang Akibat Morning Sickness

Pada awal tanda kehamilan calon ibu akan merasakan morning sickness. Keadaan tersebut membuat nafsu makan menjadi berkurang. Minimnya konsumsi kalori dapat memberi perubahan terhadap suhu tubuh dan berakibat meriang disertai rasa letih.   

Morning sickness umumnya terjadi pada masa trimester awal kehamilan atau hamil muda. Gejalanya perlahan mulai berkurang setelah memasuki pertengahan trimester dua. Meriang tanda hamil atau haid dalam beberapa kasus dialami oleh wanita ketika memasuki periode awal dari kedua kondisi tersebut.

4. Meriang Akibat Anemia

Ketika seseorang memasuki masa menstruasi atau kehamilan, keluarnya darah dari dalam tubuh memang normal terjadi. Tekanan darah menjadi rendah sehingga mengakibatkan tubuh menggigil. Secara tidak langsung meriang menghampiri perempuan dalam periode tersebut.

Jalannya aliran darah ke otak yang kurang dari seharusnya dapat pula menyebabkan pusing hingga hilangnya kesadaran secara sementara. Selain dapat menimbulkan gejala meriang, anemia juga menyebabkan rasa letih kepada penderitanya.

Demikianlah pembahasan Inna-Q terkait dengan meriang tanda hamil atau haid yang dibuktikan dari beberapa kasus akibat perubahan hormon, kurangnya sel darah merah dan periode dari kehamilan itu sendiri. Sedangkan bagi beberapa wanita menstruasi, hal ini termasuk gejala dari Premenstrual Syndrome.

Jangan lupa dibagikan ya!

Recommended For You

About the Author: Luqman

Hobi Makan dan Baca Buku, Penyuka Tantangan dan Hal Baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *