Tak Perlu Repot, Begini Cara Menghilangkan Kumis Secara Permanen

Tak Perlu Repot, Begini Cara Menghilangkan Kumis Secara Permanen

Ketika sebagian pria menganggap kumis dan jenggot sebagai penunjang penampilan yang menambah kesan wibawa, sebagian lainnya justru merasakan hal sebaliknya. Tak sedikit pria yang merasa terganggu dengan kehadiran rambut-rambut halus di wajah mereka. Oleh sebab itu, banyak pria yang kemudian berusaha mencari cara menghilangkan kumis secara permanen.

Pasalnya, berulangkali menghilangkan kumis ataupun jenggot secara berkala cukup merepotkan. Lantas, adakah cara menghilangkan kumis secara permanen, sekali seumur hidup?

Adakah cara menghilangkan kumis secara permanen bagi Pria?

Adakah cara menghilangkan kumis secara permanen bagi Pria?

Apabila Anda ingin mencukur rambut di wajah, ada cara paling aman dan efektif tanpa menyebabkan kulit kering ataupun terluka. Tentu saja, cara ini bukanlah dengan metode pencabutan dan waxing yang tergolong tidak praktis, bahkan menyakitkan.

Metode shaving dengan penggunaan krim depilatori bisa dijadikan alternatif jika Anda menginginkan hasil yang cepat, tapi ingat cara ini bersifat sementara. Jika ingin hasil permanen, maka Anda bisa memilih metode laser dan elektrolisis.

Ketahuilah, pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuh terkait dengan faktor keturunan dan kadar hormon dalam tubuh. Bukan hanya itu saja, metode pengangkatan rambut yang bersifat sementara, beberapa obat, dan penyakit sebenarnya memengaruhi serta merangsang pertumbuhan rambut.

Nah, pada dasarnya kumis dan jenggot pada pria tidak mungkin dihilangkan secara permanen karena adanya hormon testosteron yang mendorong tumbuhnya rambut-rambut halus ini di permukaan kulit. Meski Anda rutin mencukur atau bahkan melakukan waxing, rambut-rambut halus ini pasti akan tetap tumbuh lagi dan lagi.

Cara menghilangkan kumis secara semi-permanen

Ada banyak cara yang menjanjikan keampuhan dalam menghilangkan rambut halus secara permanen. Padahal faktanya, tak ada satupun cara menghilangkan kumis secara permanen yang ampuh 100 persen.

Hanya saja, ada beberapa trik yang bisa dikategorikan lebih efektif jika dibandingkan dengan cara lainnya. Berikut ini dua cara yang bisa Anda coba untuk menghilangkan kumis dan jenggot di wajah.

1. Laser hair removal

Trik satu ini merupakan prosedur medis menggunakan teknologi sinar laser untuk menghilangkan rambut-rambut halus yang tak diinginkan, termasuk kumis dan jenggot. Selama prosesnya, sinar laser akan diarahkan masuk ke dalam folikel untuk menghambat pertumbuhan rambut.

Tentu saja, jenis kulit dan warna rambut turut memengaruhi keberhasilan metode laser hair removal ini. Biasanya, prosedur ini paling efektif untuk orang yang memiliki kulit terang dan rambut hitam. Sebab, sinar laser menargetkan pigmen warna pada rambut.

Meski cara ini terbilang efektif memperlambat pertumbuhan rambut, tapi tetap saja ini bukan cara menghilangkan kumis secara permanen. Apalagi metode laser seperti ini tidak bisa dilakukan hanya dalam sekali.

Anda membutuhkan sekitar delapan kali perawatan untuk mendapat hasil yang diharapkan. Hasilnya pun sudah pasti berbeda-beda pada tiap orang, tergantung pada ketebalan rambut yang dimiliki.

Apabila Anda tertarik melakukan metode laser hair removal ini maka sebaiknya pilih dokter yang telah memiliki sertifikat di bidang spesialisasi dermatologi atau bedah kosmetik. Jangan pernah melakukan perawatan di salon atau klinik yang tidak diawasi oleh petugas medis yang memang ahli di bidangnya demi kesehatan dan keselamatan diri Anda.

2. Elektrolisis

Elektrolisis dikenal sebagai salah satu cara menghilangkan bulu dengan cara memasukkan jarum ke dalam folikel rambut dan mengalirkan arus listrik tepat ke akarnya. Prosedur ini semacam membakar akar rambut yang tak diinginkan sehingga mampu mencegah pertumbuhan rambut yang lebih banyak.

Bisa dikatakan, elektrolisis merupakan bentuk permanen dari metode penghilangan rambut. American Medical Association dan FDA menyatakan, bahwa elektrolisis satu-satunya cara menghilangkan kumis secara permanen. Meski demikian, hal ini tidak menjamin 100 persen semua bulu di tubuh bisa benar-benar hilang seketika.

Namun sayangnya, sejauh ini belum ada pedoman perizinan terstandardisasi untuk penggunaan elektrolisis. Hal ini menyebabkan sulitnya menemukan pakar yang berpengalaman.

Jika Anda berminat untuk melakukan elektrolisis, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihannya. Mengingat elektrolisis merupakan metode yang cukup menyakitkan dengan segudang efek samping. Mulai dari hiperpigmentasi, hipopigmentasi, infeksi, dan pembentukan keloid.

Umumnya, elektrolisis membutuhkan waktu perawatan yang cukup lama, yakni sekitar 12-18 bulan untuk melihat hasil maksimalnya.

Demikian ulasan Inna-Q mengenai cara menghilangkan kumis secara permanen yang mungkin sedang Anda butuhkan. Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa dibagikan ya!

Recommended For You

About the Author: Luqman

Hobi Makan dan Baca Buku, Penyuka Tantangan dan Hal Baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *